Untung Ruginya Mengaplikasikan Saluran Pipa Tanam

Di dalam instalasi pipa, sambungan pipa ini perlu sekali diperhatikan kekuatannya. Jika tidak, instalasi rawan dengan kebocoran. Dan inilah yang sangat tidak diinginkan oleh seseorang.

Bicara mengenai instalasi, peletakan instalasi ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan cara ditanam. Cara ini banyak dilakukan oleh pemilik rumah maupun pemilik hotel dan lain sebagainya. Peletakan seperti ini tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Kelebihan Menanam Pipa

Faktanya, banyak sekali pemilik rumah ataupun gedung yang menanam saluran pipanya. Baik itu ditanam di tanah dan dicor, sampai ditanam di dalam tembok.

Penanaman ini tentunya bukan tanpa sebab. Pemiliknya sebenarnya telah mempertimbangkan keuntungan yang ditawarkan dari model peletakan instalasi seperti ini.

Kelebihan yang utama terletak pada tingkat kerapiannya. Saluran pipa akan tetap berada pada posisinya. Artinya, tidak mengalami perubahan akibat pergeseran atau semacamnya. Terlebih jika ditanam di tembok.

Rapinya instalasi ini juga membuat tampilan ruangan semakin baik. Anda tidak akan menjumpai pia-pipa bergantungan ataupun berserakan seperti kapal pecah. Karena instalasinya tidak nampak di ruangan.

Kekurangan Menanam Pipa

Meskipun dipandang lebih rapi dan meningkatkan keindahan tampilan ruangan, peletakan pipa yang tertanam ini juga tak luput dari kekurangan. Kekurangannya akan terasa manakala terjadi masalah dalam saluran semisal tersumbat.

Tidak hanya itu saja, masalah akan lebih parah ketika sambungan pipa ini mengalami kebocoran. Tampak sekali jika dinding selalu basah. Bahkan tak jarang bila dinding ini akan mengelupas dan rusak.

Untuk memperbaikinya, Anda juga akan kewalahan. Jika masalahnya berasal dari sumbatan, Anda tentu tidak bisa memprediksi bagian mana yang mengalami masalah. Solusi paling akhir ialah membongkar seluruh instalasi yang sudah tertanam.

Berbeda jika masalahnya berasal dari kebocoran. Tentu Anda akan melihat titik kebocoran yang ditandai dengan basahnya dinding atau tanah. Anda tinggal membuka area tersebut untuk diperbaiki.

Minimal, Anda juga butuh untuk mengeluarkan dengan jarak cukup jauh. Setelah diperbaiki, Anda perlu mengembalikannya. Misalnya untuk dinding, Anda perlu memplesternya lagi agar pipa tidak terlihat lagi.

Walaupun menyulitkan, tetapi peletakan ini masih sangat diminati. Jika memang demikian, upayakan agar saluran pipa yang dibuat memang terkunci rapat sambungannya. Kemudian usahakan pula untuk rajin memeriksa kelancarannya agar tidak ada sumbatan atau semacamnya.

Jika Anda bisa merawatnya dengan baik, Anda tidak akan mengalami masalah meskipun instalasi dan sambungan pipa ditanam di dinding. Sebagai tambahan saja, selalu pilih pipa yang memiliki kemampuan menahan tekanan yang lebih baik seperti pipa Rucika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *