2 Kekeliruan Komunikasi Sering Berlangsung dalam Ikatan Cinta

Pembimbing komunikasi interpersonal serta professional, dan karyawan bagian Ilmu Komunikasi, Foothill College, Silicon Valley, Californbeliau, Amerika kongsi. Preston Ni M.S.B.A, yang dikutip dari melek cinta dalam bukunya How to Communicate Effectively and Handle Difficult People menuturkan, jika komunikasi yang tidak baik jadi salah satu sebab penting pertengkaran pendamping, serta sebagai salah satu sebab perpisahan.

1. Mengatai pendamping serta melalaikan Masalah

Sering kali kala mendapati perkara, kamu terjerat mengatai pendamping serta sebenarnya cocok sekali tidak merambah inti kasus. Contohnya:

“Kamu royal sekali” hendak lebih pas jika kamu menuturkan, “aku mengamati moneter keluarga kita telah berkurang, ini masih setengah bulan.”

“Dasar kamu agresif!” hendaknya lebih pas jika menuturkan, “Apa yang menciptakan kamu marah? bagus saya ataupun dia dapa menyampaikan keberatan jika terdapat yang tidak berkenan.”

Kenapa salah? Mengatai cukup fokus pada ujar watak. Ini tetap lebih gampang membangkitkan respon minus dari pendamping kamu kayak marah, sakit hati, maupun lebih-lebih penentangan tanpa ketahui perinci keberatan serta pandangan kamu.

Akhirnya inti perkara malah tidak sempat tersampaikan serta dituntaskan dengan bagus efek masing-masing telah silih menyanggah.

2. Menyepelekan Perasaan

Perasaan pendamping tentang berarti yang pantas pula dilihat. Separuh orang melaksanakan kekeliruan menyepelekan perasaan pendamping, bagus itu perasaan positif maupun perasaan minus. Contohnya:

“Kesedihanmu itu berlebihan.”

“Kecemasanmu benar-benar tidak berdasar.”

“Jangan suka dulu, hasil presentasimu belum tetap bagus.”

“Baru dapat memelihara anak separuh hari lantaran aku bermukim sekejap saja sebegitu bangganya.”

Kenapa salah? Saat kamu menyepelekan perasaan maupun marah seseorang barangkali orang itu jadi memusuhi kamu, terluka, serta marah lantaran merasa tidak diketahui. Akhirnya ia mampu sebagai tertutup pada kamu buat meminimalisasi akibat terluka lagi. Ini tetap tidak bagus buat ikatan.

Perihal yang berbalikan di kala kamu menyepelekan perasaan maupun marah positif pendamping. Marah itu dapat jadi menyusut maupun lebih-lebih sirna serta mempengaruhi daya ikatan. Karena marah yang positif itu bisa tertukar menjadi marah minus. Selagi perasaan minus tumbuh, seperti itu pula yang terjadi dengan ikatan.