rumah adat bali
Travelling

9 Rumah Adat Bali Beserta Fungsinya

Rumah Adat Bali – Siapa sih yang tidak kenal bali. Ya, pulau yang terkenal dengan sebutan Pulau Dewata Bali ini merupakan kota wisata yang sangat terkenal di Indonesia bahkan mancanegara. Tak hanya keindahan alamnya, bali memikat hati para wisatawan dengan tradisi, adat, dan juga budayanya. Mungkin Anda yang pernah ke Bali tentunya sering melihat rumah-rumah tradisional bali yang indah.

Rumah adat Bali sangat kental dengan tradisi Hindu Bali dan unsur Jawa kuno. Sehingga rumah adat Bali menjadi salah satu rumah adat yang kaya akan filosofinya. Namun dibalik keindahan arsitektur rumah-rumah tersebut, tentunya memiliki nama dan juga fungsinya masing-masing. Rumah adat Bali memiliki 3 aspek penting yaitu Parahyangan, Palemahan, dan Pawongan yang didasari dengan Asta Kosala Kosali yang merupakan ilmu tentang aturan pembuatan rumah hingga aturan pembuatan tempat ibadah. Untuk lebih jelasnya lagi, yuk simak ulasan berikut ini.

Daftar Rumah Adat Bali Beserta Fungsinya

1. Angkul-Angkul

Rumah adat bali terkenal dengan keunikan pintu masuk utamanya yang berupa gapura, dengan design artistik dan menyerupai Candi Bentar pada sisi kanan dan kirinya. Umumnya angkul-angkul memiliki atap yang terbuat dari rumput kering. Namun seiring berjalannya waktu banyak orang yang menggantinya dengan genteng untuk atap angkul-angkul ini.

2. Aling-Aling

Aling-aling memiliki arti energi positif. Bagian rumah ini merupakan pembatas pekarangan rumah dan angkul-angkul. Tetapi bisa juga sebagai pembatas antara tempat ibadah dan angkul-angkul. Bentuk bangunannya yang kecil seperti pos ronda ini biasanya juga berada diarea pekarangan depan. Rumah ini biasa difungsikan sebagai tempat mempersiapkan alat upacara tradisional, tempat istirahat, mengukir, dan juga menerima tamu.

3. Bale Manten

Rumah adat ini memiliki dua ruangan yaitu Bale Kanan dan Bale Kiri, dan terletak di sebelah utara bangunan utama. Biasanya Bale Manten diperuntukan untuk anak perempuan yang masih perawan atau belum menikah, sebagai bentuk perhatian keluarga kepada anak gadis untuk menjaga kesuciannya.

4. Bale Dauh

Bale Dauh biasanya digunakan sebagai tempat menerima tamu dan tempat tidur anak laki-laki. Keunikan dari Bale Dauh ini adalah jumlah tiang yang berbeda antara satu rumah dengan rumah yang lain, dan memiliki sebutan khusus untuk jumlah tiangnya.

Tiang berjumlah 8 adalah sakutus, Tiang berjumlah 6 disebut sakenem, atau antasari, dan jika jumlah tiangnya 9 disebut sangasari. Biasanya Bale Dauh terletak dibagian barat rumah utama.

5. Bale Sepakat

Keunikan rumah adat ini adalah atapnya yang berbentuk pelana dan adanya empat tiang yang berfungsi sebagai penyangga. Bagian rumah yang berfungsi sebagai tempat bersantai keluarga ini diharapkan agar dapat menciptakan hubungan keluarga yang lebih harmonis dan lebih akrab lagi.

6. Bale Gede

Rumah adat ini biasanya digunakan untuk tempat berkumpul dan menyajikan makanan khas bali untuk upacara adat. Selain itu, tempat ini biasanya digunakan sebagai tempat pembuatan patung atau ukiran adat bali. Bangunan ini terletak di sebelah timur rumah utama.

7. Klumpung Jineng

Bangunan ini biasanya mencirikan bahwa pemilik rumah adalah seorang petani. Karena fungsi dari bangunan ini sendiri adalah sebagai tempat penyimpanan bahan makanan, seperti sagu, padi, jagung, dll. Klumpung Jineng biasanya terbuat dari kayu dengan atap Jerami. Tetapi seiring berjalannya waktu Klumpung Jineng dibuat dengan material seperti batu bata, semen, dan pasir.

8. Pawaregen

Pawaregen merupakan bangunan rumah adat bali yang berfungsi sebagai dapur. Bangunan ini memiliki dua ruangan, yaitu sebagai tempat menyimpan alat-alat masak dan juga dapur kotor. Bangunan ini biasanya terletak disebelah selatan atau barat laut rumah utama.

9. Lumbung

Sama seperti Klumpung Jineng, Lumbung juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan bahan makanan pokok seperti jagung, beras, gandung, dll. Bangunan ini biasanya terbuat dari kayu dengan atap Jerami. Tetapi seiring berjalannya waktu, beberapa lumbung sudah dibuat menggunakan batu bata, pasir, dan semen.

Itulah beberapa nama rumah adat Bali dan fungsinya. Kira-kira manakah yang belum Anda ketahui dari ke 9 rumah adat tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat. Silakan kunjungi laman resmi triponnews.com untuk mendapatkan berita Bali terkini secara up to date,