Apa Perbedaan Warehouse dengan Fulfillment Center
Uncategorized

Apa Perbedaan Warehouse dengan Fulfillment Center? Ini Penjelasannya

Dalam dunia usaha, dikenal istilah warehouse dan fulfillment center. Istilah warehouse atau gudang bersifat lebih umum, sedangkan fulfillment center seringkali dipersepsikan sebagai bagian dari e-commerce. Tidak sedikit pula yang menganggap dua istilah ini sama karena baik warehouse maupun fulfillment center merupakan tempat menyimpan dan pemenuhan logistik atau fulfillment logistics.

Perbedaan Warehouse dengan Fulfillment Center

Warehouse dan fulfillment center memang sama-sama sebagai tempat penyimpanan barang. Meskipun sama, keduanya memiliki beberapa perbedaan mendasar. Apa saja itu? Berikut ulasannya.

1.     Pengertian

Perbedaan yang pertama dari segi pengertian. Warehouse merupakan istilah dalam bahasa Inggris yang berarti gudang. Warehouse atau gudang merupakan tempat penyimpanan barang yang dirancang agar mampu menyimpan barang dalam jumlah besar. Tidak semua pelaku usaha memiliki gudang sehingga muncullah jasa penyewaan gudang.

Dalam bahasa Indonesia, istilah fulfillment center bisa diartikan sebagai pusat pemenuhan pesanan. Secara umum, fulfillment center adalah sebuah tempat yang digunakan untuk menyimpan barang dan juga untuk mengelola pesanan dari konsumen. Kata kuncinya ada pada tempat penyimpanan barang dan pengelolaan pesanan. Jadi tidak heran jika banyak yang menghubungan fulfillment center dengan e-commerce.

2.     Layanan yang diberikan

Perbedaan yang kedua adalah dari segi layanan yang diberikan. Warehouse hanya menyediakan tempat yang bisa Anda gunakan untuk menyimpan barang. Bisa jadi gudang yang Anda miliki sudah penuh sehingga membutuhkan tambahan gudang sementara untuk menampung barang yang masuk. Ketika gudang yang Anda miliki sudah siap, atau ada pesanan yang masuk, atau hal lainnya, barang yang ada di warehouse akan diambil untuk diproses.

Sedangkan fulfillment center memberikan layanan yang lebih dari sekedar tempat penyimpanan. Fulfillment center memberikan layanan fulfillment logistics mencakup kegiatan berikut ini :

  • Penyimpanan barang
  • Manajemen inventaris
  • Pengambilan dan pengemasan barang pesanan
  • Pengiriman barang

Dengan menggunakan fulfillment center, Anda tidak perlu lagi repot-repot mengemas barang untuk dikirim ke konsumen. Tugas tersebut sudah dilakukan oleh pengelola fulfillment center.

3.     Tujuan pemanfaatan

Perbedaan yang ketiga terkait dengan tujuan pemanfaatan. Seseorang menggunakan layanan jasa penyewaan gudang atau warehouse untuk menyimpan stok barang yang akan dijual. Tujuan mereka hanya sampai di situ sesuai dengan fungsi warehouse sebagai tempat penyimpanan.

Sedangkan mereka yang lebih memilih fulfillment center karena tempat ini memberikan layanan yang lebih lengkap daripada warehouse. Ini berarti Anda bisa mengurangi kegiatan yang sebenarnya bisa dilakukan oleh pihak ketiga. Anda bisa fokus mengembangkan usaha, memperluas pasar, atau melakukan diversifikasi barang yang dijual.

Nah, itulah 3 perbedaan warehouse dan fulfillment center. Dari ulasan tersebut, bisa disimpulkan bahwa perbedaan warehouse dan fulfillment center terletak pada layanan yang diberikan dan tujuan penggunaannya.

Orang menggunakan warehouse karena hanya butuh untuk menyimpan stok barang. Sedangkan seseorang yang menggunakan fulfillment center karena mereka butuh SDM hAndal untuk mengelola distribusi barang atau fulfillment logistics kepada konsumen.