Beginilah 8 Tips Membersihkan Kamar Mandi di Rumah Sampai Bersih

Bersih hingga Tuntas, Ini 8 Tips Membersihkan Kamar Mandi di Rumah

Almunasabat.com: Kamar mandi yang higienis yaitu salah satu kunci dari rumah yang higienis. Bayangkan kalau kamar mandi Anda dibiarkan kotor tanpa perawatan yang rutin. Padahal, kamar mandi rentan menjadi tempat bersarangnya kuman serta kuman. Atas dasar itulah, ayo pelajari bagaimana cara membersihkan kamar mandi hingga tuntas sehingga Anda dan keluarga terhindar dari penyakit!

Nomor Wa Tukang Sedot Wc di Beberapa Daerah :

Medan : KLIK DI SINI

Pontianak : KLIK DI SINI

Balikpapan : KLIK DI SINI

Manado : KLIK DI SINI

Makassar : KLIK DI SINI

Bagi sebagian orang, kegiatan membersihkan kamar mandi mungkin terasa menyibukkan.

Pasalnya, ada begitu banyak bagian dan benda-benda yang harus diperhatikan kebersihannya, mulai dari dinding, keran, toilet, lantai, sampai beling kamar mandi.

Padahal, dengan bersungguh-sungguh membersihkan kamar mandi, Anda justru tidak akan menghabiskan waktu terlampau banyak pada setiap sesi higienis-bersih rumah.

Semakin sering melaksanakan kegiatan ini, semakin singkat pula waktu yang diperlukan untuk membersihkannya.

Sama mirip membersihkan area rumah dan barang-barang yang lain, mirip membersihkan AC, dapur, kipas angin, dan lainnya, Anda juga sebaiknya tidak lupa untuk membersihkan kamar mandi.

Menjaga kebersihan kamar mandi juga tergolong menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di diri sendiri dan lingkungan.

Yuk, simak aneka macam hal yang wajib Anda perhatikan saat membersihkan kamar mandi.

Sudah bukan belakang layar lagi kalau toilet yakni salah satu kawasan terkotor di rumah Anda. Bagaimana tidak?

Menurut sebuah studi dari Journal of Hospital Infection, ketika Anda menekan tombol flush sehabis menggunakan toilet, basil berisiko menyebar ke tempat atau benda lainnya alasannya adalah menempel di tangan Anda.

Oleh sebab itu, pastikan Anda mempertahankan kebersihan toilet, baik membersihkan bab kloset dudukannya maupun bab dalam toilet.

Gosok toilet dengan sabun, disinfektan, atau cairan pembersih khusus toilet seminggu 1-2 kali. Pastikan juga untuk membersihkan WC yang mampet.

Selain itu, ada baiknya Anda menutup toilet setiap kali menekan tombol flush untuk mencegah penyebaran kuman dan bakteri di kamar mandi.

Ketika Anda sedang mandi, tanpa disadari ada terlalu banyak air bercampur sabun atau sampo yang menyiprat ke dinding kamar mandi.

Nah, cipratan air inilah yang kadang kala memicu timbulnya kerak di dinding. Untungnya, cara membersihkan kerak di dinding kamar mandi tidak sesulit yang Anda bayangkan.

Noda yang ringan mampu Anda hilangkan dengan mengguyur air dan mengelapnya.

Anda juga bisa menggunakan sikat dan sabun atau cairan khusus pembersih kerak bila nodanya cukup membekas.

Cara lain supaya kamar mandi selalu higienis yaitu mengelap kaca-kacanya.

Jika Anda memakai shower yang dibatasi dengan pembatas kaca, perhatikan area yang sering terkena cipratan air.

Nah, bagian cipratan ini yang sering meninggalkan bekas noda. Pastikan Anda rutin mengelap area ini seminggu sekali.

Tak hanya itu, cermin di kamar mandi juga harus Anda perhatikan. Cermin rentan kotor, terlebih bila ditaruh di erat wastafel dan sering terkena percikan air.

Apakah Anda pengguna sabun batang? Coba amati daerah Anda meletakkan sabun batang, biasanya ada sisa-sisa sabun yang melekat.

Jika dibiarkan terlalu usang, sisa sabun tersebut akan menjadi kerak dan semakin sulit dibersihkan.

Tak cuma sabun batang, sisa-sisa sabun cair juga mampu timbul di sekitar tutup botolnya.

Oleh alasannya adalah itu, jangan tunda waktu membersihkan sisa sabun batang atau cair yang ada di kamar mandi.

Tips berikutnya dikala membersihkan kamar mandi yakni mengamati bagian keran atau shower.

Terkadang, Anda mampu menemukan noda karat pada area di sekitar keran atau shower. Noda karat ini tak cuma menempel di keran, tetapi juga bisa meluber hingga ke dinding.

Cara paling mudah untuk mengakali duduk perkara ini adalah dengan memakai cairan khusus pembersih karat.

Namun, alternatif lainnya ialah mempergunakan baking soda alias soda kue. Kandungan natrium bikarbonat dalam soda kue dinilai mampu meminimalisir noda karat.

Sewaktu membersihkan kamar mandi, Anda juga mesti menyaksikan kondisi celah antara ubin atau lantai.

Area tersebut berskala sangat kecil, namun rentan menjadi daerah kotoran bersarang. Jika dibiarkan, bisa-bisa lumut atau jamur berkembang di celah lantai kamar mandi.

Maka itu, pastikan Anda menyikat lantai kamar mandi secara menyeluruh, utamanya di bagian celah-celah ubin.

Saat menyikat, Anda mampu menggunakan sabun, karbol, atau produk pembersih rumah yang lain.

Cara selanjutnya dalam membersihkan kamar mandi yaitu mengambil kotoran di terusan pembuangan air.

Anda mungkin sering melihat ada sisa rambut rontok atau kotoran yang lain di kanal air.

Nah, kalau dibiarkan terlalu usang, kotoran akan menumpuk dan akses jadi tersumbat. Akibatnya, air di kamar mandi lebih mudah mengambang.

Kaprikornus, jangan biarkan susukan pembuang air Anda dipenuhi sisa kotoran dan rambut rontok, ya!

Setelah beres membersihkan semua bagian kamar mandi, tentukan Anda tidak lupa mencuci tangan dengan benar agar basil dan bakteri hilang.

Tahukah Anda bahwa kawasan yang terlalu lembap yaitu daerah favorit bakteri dan jamur untuk meningkat ?

Pada dasarnya, kamar mandi memang kawasan yang cenderung lembap. Namun, kelembapannya mampu makin tinggi kalau sirkulasi udara kamar mandi kurang baik.

Oleh alasannya itu, tentukan udara keluar dan masuk dengan mudah di kamar mandi Anda. Jika Anda tidak sedang menggunakan kamar mandi, biarkan pintunya terbuka lebar.

Demikian 8 kiat yang mampu Anda ikuti semoga proses membersihkan kamar mandi jadi lebih ringan.

Dengan membiasakan diri mempertahankan kebersihan diri, Anda dan keluarga tercinta akan terbebas dari risiko penyakit.