Berita Bisnis Tips Trik

Dokumen Penting Legalitas Usaha Wajib Dimiliki oleh Perusahaan!

Legalitas Usaha

Hibra.co.id – Selain modal bisnis, ada hal penting lainnya yang harus dipikirkan ketika ingin menjalani sebuah perusahaan yakni dokumen legalitas usaha. Legalitas sendiri merupakan salah satu pondasi hukum sebuah bisnis harus diperhatikan sejak ingin memulai usaha.

Selain melindungi bisnis dan perusahaan, legalitas juga mempunyai manfaat seperti melindungi aset pribadi, mengembangkan bisnis, sehingga mempermudah dalam mendapatkan pinjam modal usaha. Mengingat pentingnya dokumen ini, jika hendak membangun perusahaan maka wajib menyiapkan berbagai dokumen legalitasnya.

Inilah Dokumen Penting, Legalitas Usaha Harus Dimiliki Perusahaan Dalam Membeli Sebuah Bisnis!

Dokumen legalitas usaha ini harus dan wajib dimiliki oleh orang ingin mendirikan sebuah perusahan dan memulai menjalankan bisnis. Di Indonesia sendiri, beberapa dokumen legalitas perusahaan ada beberapa, sebut saja seperti Surat Izin Usaha, Akta pendirian, SK Menteri Hukum HAM, Nomor Pokok Wajib Pajak, dan masih banyak lagi. Berikut dokumen beserta penjelasannya!

NPWP Badan Usaha

Legalitas usaha UMKM pertama harus dimiliki adalah NPWP. Setiap badan usaha jika akam berdiri maka harus memiliki NPWP, hal tersebut dimaksudkan agar secara resmi terdaftar dalam sistem perpajakan yang ada di Tanah Air. Selain itu juga bisa melaksanakan hak dan kewajiban pajaknya secara penuh.

Fungsi lain dari NPW sendiri yakni menghindarkan perusahaan dari sanksi pidana dan menjadi alat ukur pengenaan pajak sesuai dengan penghasilan perusahaan.

Akta Pendirian Usaha

Akta pendirian perusahaan merupakan dokumen legalitas penting harus ada saat awal menjalankan usaha baik usaha skala besar atau kecil. Akta pendirian merupakan akta dibuat langsung di hadapan notaris, beri keterangan mengenai identitas, dan kesepakatan dua pihak untuk memberikan perusahaan beserta anggaran dasarnya.

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

SIUP merupakan surat izin dikeluarkan oleh pemerintah daerah pada pengusaha. Surat izin ini berlaku selama perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya. Jadi, pelaku usaha tidak perlu melakukan perpanjangan masa berlaku surat izin usaha.

Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Tanda Daftar Perusahaan merupakan dokumen pengesahan yang menyatakan bahwa suatu usaha tersebut telah melakukan kewajiban, yakni pendaftaran. Awalnya TDP baru dapat dibuat setelah pelaku usaha membuat akta pendirian, SKDP, NPWP, dan SIUP.

Tapi setelah terbit PP 24/2018 mengenai pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik, TDP Bisa dibayar melalui sistem OSS (Online Single Submission). Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP)

Dokumen lainnya adalah SKDP. Surat Keterangan Domisili Perusahaan ini sebuah surat keterangan tempat kediaman badan usaha yang akan dijalankan. Karena berdasarkan domisili, persyaratan pembuatan SKDP ini tergantung pada wilayah di mana Anda berada.

 

Dokumen legalitas usaha di atas wajib Anda miliki dan buat agar perusahaan bisnis terjamin keamanannya.