General

Ingin Jadi Dokter? Gini Lho Prosesnya!

Di Indonesia, Program Studi Pendidikan Dokter diakui bergengsi dan punyai banyak peminat. Bahkan, tiap-tiap tahun, pendaftarnya tidak dulu surut. Hal ini menjadikan Pendidikan Dokter sebagai tidak benar satu jurusan yang punyai keketatan tertinggi.

Tingginya peminat dan juga keperluan tenaga dokter, sejalan dengan banyaknya universitas yang tawarkan Program Studi Pendidikan Dokter. Terdapat lebih dari 70 universitas di Indonesia yang udah menyediakan program ini. Lokasinya pun tersebar di seluruh penjuru negeri.

Menjadi dokter merupakan sebuah kebanggaan. Namun, hal ini terhitung diikuti oleh tanggung jawab yang besar. Guna menyiapkan lulusannya untuk jadi tenaga kesehatan yang berintegritas, universitas-universitas di Indonesia edukatif mahasiswanya dalam selagi yang tidak sebentar.

 

Baca rekomendasi : bimbel masuk kedokteran ui utbk ptn terbaik

 

Penasaran proses untuk jadi dokter? Simak penjelasannya di bawah ini!

 

Menempuh Pendidikan Akademik
Langkah pertama untuk jadi dokter yakni mendapatkan pendidikan yang sesuai. Mahasiswa akan mendapatkan banyak ragam pembelajaran dan pengetahuan yang terkait dengan dunia kedokteran layaknya anatomi, saraf, pernafasan, dan lain-lain.

Proses pendidikan akademik ini berjalan sepanjang 7-8 semester atau kira-kira 3,5-4 tahun, tergantung pada kurikulum universitas dan terhitung ketekunan mahasiswanya. Pada cara ini, mahasiwa terhitung diharuskan untuk mengerjakan penelitian akhir bersifat skripsi.

Setelah sukses menempuh pendidikan akademik, mahasiswa akan dinyatakan lulus dari S1 Pendidikan Dokter. Mahasiswa pun berhak menyandang gelar S.Ked. dan mampu mengikuti wisuda di universitas masing-masing. Meskipun begitu, dengan gelar sarjana saja, seseorang belum mampu jadi dokter sebab masih banyak proses lainnya.

 

Profesi Dokter (Koas)

Mudahnya, program profesi dokter bisa diasumsikan sebagai praktek langsung di lapangan. Mahasiswa yang sudah mendapat ilmu perihal kedokteran dapat melaksanakan praktek di tempat tinggal sakit dan biasa disebut termasuk sebagai dokter muda.

Di sini, para koas dapat dirotasi ke beragam anggota di tempat tinggal sakit. Hal ini punya tujuan sehingga mahasiswa bisa berjumpa langsung dengan pasien dan sadar problem secara nyata, bukan tekstual.

Program Profesi Dokter biasanya berjalan sepanjang 1,5-2 tahun. Pada jaman ini, para koas dapat mendapat pengalaman langsung jadi seorang dokter, termasuk puas dukanya. Selepas merintis program ini, mahasiswa dapat merintis ujian sampai dinyatakan lulus.

 

Ujian Sertifikasi
Sertifikasi dilakukan sesudah seorang koas dinyatakan lulus. Tes ini disebut sebagai Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Di sini, calon dokter dapat diuji keterampilan serta pengetahuannya didalam beragam persoalan yang nantinya dapat dihadapi kala sudah jadi dokter umum.

Setelah lulus sertifikasi, mahasiswa baru bisa menyandang gelar dokter. Saat inilah, Sumpah Dokter diikrarkan. Namun, sesudah melalui ini pun, para dokter belum bisa mobilisasi praktek gara-gara masih ada cara berikutnya.

Internship
Sebelum bisa membuka praktek secara mandiri, seorang dokter wajib untuk melaksanakan internship atau praktek kerja. Di sisni, seseorang dapat mobilisasi manfaat sebagai dokter umum, namun didalam pengawasan dokter lain yang lebih senior. Masa magang ini berjalan sepanjang kurang lebih 1 tahun.

 

Mendapat Izin Praktik
Jika lulusan kedokteran dambakan membuka praktek mandiri, ada beberapa perihal yang wajib dipenuhi. Syarat-syarat selanjutnya berbentuk gelar profesi dokter, Surat Tanda Registrasi (STR), dan Surat Izin Praktik (SIP).

Surat Tanda Registrasi didapat sesudah menyelesaikan jaman internship dan dikeluarkan oleh Konsili Kedokteran Indonesia. Sedangkan SIP diisukan oleh Ikatan Dokter Indonesia.

 

Pilihan Selanjutnya
Selain membuka klinik secara personal, seorang dokter bisa mempunyai beberapa pilihan tergantung pada minat masing-masing. Bagi yang dambakan mendalami satu bidang, bisa pilih untuk mengambil Program Profesi Spesialis. Pendidikan ini biasanya berjalan sepanjang 4-5 tahun.

Selain itu, dokter termasuk bisa pilih untuk terjun ke masyarakat. Dokter yang dambakan mengambil jalur ini bisa melanjutkan pendidikan ke S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat dan jadi tenaga kesegaran di Indonesia. Bisa termasuk pilih untuk bekerja di manajemen tempat tinggal sakit atau proses kesegaran dengan studi administrasi.