Bisnis

Ini Dia Sejarah Sepatu Vans, Sudah Tau?

Kemungkinan beberapa dari kalian yang sudah tahu merek yang ini. Merek vans memang dikenali cukup go-international karena sepatunya. Eit, sebetulnya vans tidak cuma sediakan sepatu loh! Vans sediakan baju yang tidak kalah hebat dari sepatunya.

Kemungkinan untuk baju, vans memanglah belum terlampau populer tetapi vans sediakan baju yang variasi dengan beragam jenis mode. Awalnya, kalian sudah tahu belum sich bagaimana merek vans ini dapat sampai go-international?.

Dilansir dari mpotimes, ini dia riwayat merek vans sampai dapat populer seperti sekarang ini.

Sekilas Tentang Paul Van Doren ( Pendiri Vans)

Paul Van Doren
Lahir di tahun 1930 dan tinggal di boston. Paul keluar sekolah waktu ia baru naik ke kelas 3 junior high school, selanjutnya memilih untuk serius dalam hoby berkuda pada saat itu.

Usia 14 tahun, ia telah mengawali mengawali balapan kuda dalam beberapa race lokal dan memperoleh nick-name : “Dutch The Clutch” karena modelnya yang aneh dalam naik kuda.

Ibunya kecewa menyaksikan kerjanya cuman bermain kuda dan benar-benar tidak mendapatkan uang, pada akhirnya Paul dipaksakan untuk bekerja di pabrik sepatu sebagai seorang pekerja pengrajin sepatu dan penyapu lantai pabrik.

Ini Dia Sejarah Sepatu Vans, Sudah Tau?

Pada 16 maret 1966, Paul Van Doren dan 3 orang temannya membuat perusahaan baru namanya Van Doren Rubber Co. (sekarangĀ  merek Vans). Vans ialah produsen sepatu,baju,dan aksesori untuk olahraga skateboard, snowboard , BMX , dan selancar.

Sebelumnya, Paul Van Doren bekerja di pabrik sepatu bermerek Randy’s sebagai pekerja pembikin sepatu dan penyapu lantai. sesudah 20 tahun bekerja disitu, dia beberapa kali sudah naik kedudukan karena kesabarannya. Hingga kemudian, Paul manjabat sebagai Vice President di Randy’s.

Pada akhirnya, dia memilih untuk keluar perusahaan sepatu itu dan berpindah ke Southern California. Disitu Paul dan temannya membangun perusahaan sepatu baru pada 1966 (sebagai cikal akan Vans)

Toko Vans
Paul memulai perusahaannya dengan buka sebuah toko dan pabrik pada sebuah mekanisme. Toko ini dibuka di tanggal 1 Maret 1966 dan cuman menempatkan beberapa contoh sepatu. Paul akan membuat sepatu bila ada yang pesan sepatu.

Setelah mendapatkan order Paul selekasnya masuk pabrik dan segera membuat order yang di pesan. Di hari awal toko ini cuman di datangi oleh 16 orang.

Vans makin terkenal saat membuat sepatu untuk beberapa sekolah, team-team olahraga, dan cheerleader di semua California Selatan. Pada periode ini, Vans mengeluarkan Vans #44 ataupun lebih dikenali bernama Vans Authentic. Pemasaran pertama sepatu ini cukup sukses karena produk ini habis terjual.

ERA 1970-an

Pada 1975, Tony Alva dan Stacy Peralta (skater terkenal waktu itu) membuat desain Vans #95 atau dikenali dengan Vans Zaman dan diberi cap “Off The Wall”. Zaman ini ada pucuk kemasyhuran Vans karena sepatu Vans jadi opsi khusus untuk beberapa skater dan beberapa BMX.

Diakhir 1970-an. Vans membuat sepatu slip-on checkerboard warna putih dengan bahan kanvas dan warna hitam dengan bahan karet. Ketika yang serupa, Universal Studios Hollywood minta suplai sepatu untuk keperluan membuat film.

Vans selanjutnya mengirimi stok Checkerboard slip-on dalam jumlah lumayan besar. Mulai sejak itu, Vans kebanjiran order dari semua Amerika hingga jadikan sepatu terlaris di dunia hingga saat ini.

Masuknya Vans di Indonesia

Di Indonesia, terutamanya di Kota Jakarta, sepatu Vans bukan hanya dipakai oleh beberapa skater, tapi oleh personel band dan sneaker freak (orang yang hoby mengumpulkan sepatu). Di sini, sepatu ini terhitung barang sangat jarang karena tidak mempunyai toko sah. Tetapi, ada banyak toko yang jual produk Vans, mulai sepatu, baju, dan aksesori pada harga yang tambah mahal karena harus pesan di luar negeri.

Dari sejak awalnya keberadaannya sampai saat ini, Vans tak pernah ketinggaln tren. Meskipun modenya selalu classic, Vans jadi barang yang selalu di buru. Classic ialah daya magnet sepatu ini . Maka, apa anda berminat untuk ber-Vans ??

Vans Merupakan Pelopor Sepatu SkateboardĀ 

Simpel tetapi style kelihatannya jadi persyaratan yang selalu di aplikasikan jiwa-jiwa muda dalam hidupnya setiap hari. Beberapa hal sederhana, tidak begitu “menyusahkan” lebih mengundang perhatian dan ketertarikan mereka, terhitung dalam soal berbusana.

Berhias atau berpenampilan terlalu berlebih malah dipandang tidak lumrah bila diaplikasikan dalam style setiap hari. Penyeleksian mode baju atau sepatu yang simpel menggambarkan personalitas mereka yang rerata lebih menyenangi berpenampilan “apa yang ada”.

Beberapa barang penunjaang style yang simpel selalu diputuskan untuk temani aktivitas mereka setiap hari. Sepatu sneaker atau mode kets selalu menghias kaki-kaki muda mereka. Sepatu Vans juga menjadi satu diantara merk sepatu yang lumayan banyak disukai oleh golongan muda.

Sejarah Vans

Vans ialah perusahaan sepatu yang dari Amerika. Perusahaan ini diawali pada beberapa puluh tahun kemarin. Di Broadway , Anaheim , California, Paul Van Doren bersama tiga temannya buka sebuah toko. Toko pertama mereka dibuat pada 16 Maret 1966.

Toko itu jual produksi sepatu unik hasil kreasi mereka sendiri. Mereka menghasilkan sekalian pasarkan sepatunya secara swadaya. Customer pertama mereka sekitar 12 orang.

Konsumen setia itu beli sepatu Vans Dek, saat ini sepatu mode ini dikenali dengan type Authentic. Paul Van Doren menghasilkan sepatunya setiapa hari dan selalu siap pada sore hari.

Sekian tahun selanjutnya, perusahaan rumahan itu berkembang dan banyak hasilkan bnyak beberapa model sepatu baru. Pada 1970-an, Vans menghasilkan sepatu dengan kanvas bermotif dan karet pada bagian bawah sepatunya.

Pengembangan itu ternyata berbuah manis untuk mereka. Perusahaan sepatu itu selanjutnya tanda-tangani kontrak dengan faksi Departement Pertahanan As dan Us Air Force. Beberapa pemain skateboard lebih menyenangi memakai sepatu ini saat bermain skateboard.

Permukaan karet pada alas sepatu mempermudah mereka untuk olahraga. penggunaan sepatu Vans juga nyaris rata di semua daerah California Selatan. Diakhir 1970-an, perusahaan ini sudah mempunyai 70 toko di california.

10 tahun selanjutnya, Vans sudah beralih menjadi perusahaan besar. Sepatu yang dibuat juga berkembang. Mereka bukan hanya menghasilkan sepatu untuk olahraga skateboarding, tapi juga untuk wakeboarding, cross motor, dan berseluncur.

Walau penjualannya capai angka yang lumayan baik, kenyataannya Vans gagal menangani persoalan keuangan internal mereka. Pada 1983, Vans tidak bisa menangani utang mereka hingga perusahaan itu mau tak mau ganti status jadi “Perusahaan Pailit”

Kemunduran Vans tidak berjalan lama. 5 tahun selanjutnya, 1988, Vans jual beberapa sahamnya pada perusahaan investment banking. sejak itu, Vans kembali “menghentak” dunia mode dunia.

Nach, vans memang awalannya populer dengan sepatu sneakersnya. Tetapi, pada saat ini vans telah keluarkan produk bajunya yang ada untuk pria, wanita bahkan juga anak – anak. Bajunya juga tidak cuma kaos tetapi ada pula jaket, sweater dan hoodie.