Ketahui Cara Kerja Tilang Elektronik
teknologi

Ketahui Cara Kerja Tilang Elektronik

Pernah merasakan tilag online? Cara tilang yang baru baru ini diterapkan di Indonesia, sebenarnya ini adalah salah satu dampakpositif dari perkembangan zaman guna menjadi Indonesia yang semakin aman dan tertib dengan peraturan, dengan adanya tilang elektronik ini diharapkan untuk warga Indonesia semakin tertib berkendara dan tidak lagi ugal ugalan, pasalnya seperti yang kia ketahui selama ini bahwa masyarakat Indonesia cenderung cuek dengan peraturan hingga sering terjadi pelanggaran, namun tahukah kamu bagaimana cara kerja tilang elektronik atau tilang online ini?laluapakah kamu bertanya tanya apakah tugas polisi tetap berjalan atau justru karena ada tilang elektronik seperti ini para polisi menjadi santauy eh santai? Tentunya tidakkarena tilang elektronikmeskipun diawasi dengan CCTV atau kamera pengawas juga terus selalu dalam awasan pihak kepolisian loh, keren banget kan?

Yuk Simak Cara Kerja Tilang Online

Tilang elektronik akan diberlakukan secara serius pada masa kepemimpinan Kapolri baru, Komjen  Listyo Sigit Prabowo. Mekanisme tilang elektronik melalui skema  Electric Traffic Law Enforcement (ETLE) sebenarnya sudah mulai sejak awal 2020 lalu, namun penerapannya memang belum maksimal.

Dalam uji kelayakan di Komisi III DPR, Rabu, 20 Januari 2021, Listyo memaparkan ETLE membuat anggota polisi yang bertugas tidak perlu menindak, cukup mengatur lalu lintas.

“Ke depan, anggota lalu lintas yang turun di lapangan, mengatur lalu lintas, tidak perlu melakukan tilang. Jadi, kita harapkan menjadi ikon perubahan perilaku Polri,” kata Listyo.

Cara kerja tilang elektronik

Cara kerja tilang elektronik

Sistem tilang ETLE menggunakan kamera pengawas, atau CCTV untuk melihat pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan. Di Jakarta, kamera pengawas ini sudah mulai beroperasi di banyak titik sejak tahun lalu. Baca Juga CCTV Cilacap

Tidak hanya menyasar pengguna mobil, ETLE juga sudah dikembangkan untuk menangkap pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna sepeda motor.

ETLE memiliki fungsi utama untuk membantu polisi dalam penegakan hukum dalam aturan berlalu lintas. Kamera yang terpasang akan dipantau oleh petugas TMC Polda Metro Jaya di ruang terpisah.
Kamera tersebut mampu menangkap gambar lalu dikaji oleh petugas untuk menentukan jenis pelanggarannya, nomor polisi kendaraan akan terekam dan disesuaikan dengan data base yang sudah ada.

Setelah dikonfirmasi jenis pelanggarannya, petugas akan menangkap gambar pelanggaran untuk selanjutnya dijadikan bukti otentik. Petugas akan mengirimkan data pelanggaran bersama biaya denda pelanggaran langsung ke alamat pelanggar.

Sementara, untuk jenis kamera yang terpasang atau yang dimiliki oleh Ditlantas Polda Metro Jaya, memiliki spesifikasi berbeda-beda. Pertama dilengkapi dengan fitur Automatic Number Plat Recognation (ANPR) yang mampu mendeteksi jenis pelanggaran marka dan lampu lalu lintas.

Kemudian, kamera check point yang dapat mendeteksi jenis pelanggaran ganjil genap, tidak menggunakan sabuk keselamatan dan penggunaan ponsel oleh pengemudi mobil. Ada juga kamera speed radar yang terkoneksi dengan kamera check point untuk mendeteksi kecepatan kendaraan yang melintas. Kamera tilang ETLE mampu menjangkau semua kendaraan yang berada dalam radius 20-30 meter dari titik penempatan kamera.

Saat data kendaraan sesuai dengan data seperti jenis kendaraan, warna kendaraan, serta nomor polisinya, maka bisa dipastikan data tersebut valid dan diterbitkannya surat konfirmasi kepada pelanggar.

 

Cara bayar denda tilang elektronik

Ada dua cara bayar denda tilang elektronik yakni melalui BRI (Teller, ATM, Mobile Banking, Internet Banking, dan EDC) dan bank lainnya.  Namun, sebelum membayar, pelanggar harus mengonfirmasi pelanggaran setelah menerima surat konfirmasi. Konfirmasi pelangaran berlaku selama delapan hari. Adapun batas waktu terakhir pembayaran tilang ialah 15 hari dari tanggal pelanggaran.  Setelah Anda melakukan konfirmasi, maka anda akan menerima email konfirmasi dan email terkait tanggal dan lokasi pengadilan.  Kemudian orang yang kena tilang akan mendapatkan SMS berisi kode BRIVA untuk menyelesaikan denda pelanggaran. Dirangkum dari laman resmi ETLE Polda Metro Jaya, berikut cara bayar denda tilang elektronik:

      Cara bayar denda tilang elektronik melalui teller BRI:

  • Ambil nomor antrian transaksi teller dan isi slip setoran.
  • Isikan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang pada kolom “Nomor Rekening” dan Nominal titipan denda tilang pada slip setoran.
  • Serahkan slip setoran kepada Teller BRI.
  • Teller BRI akan melakukan validasi transaksi.
  • Simpan Slip Setoran hasil validasi sebagai bukti pembayaran yang sah.  Slip setoran diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

    Cara bayar denda tilang elektronik melalui ATM BRI:

  • Masukkan Kartu Debit BRI dan PIN Anda.
  • Pilih menu Transaksi Lain > Pembayaran > Lainnya > BRIVA
  • Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang. Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran.
  • Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi.
  • Copy struk ATM sebagai bukti pembayaran yang sah dan disimpan.
  • Struk ATM asli diserahkan ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

    Cara bayar denda tilang elektronik melalui Mobile Banking BRI:

  • Login aplikasi BRI Mobile.
  • Pilih Menu Mobile Banking BRI > Pembayaran > BRIVA.
  • Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
  • Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan.
  • Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan. Masukkan PIN. Simpan notifikasi SMS sebagai bukti pembayaran.
  • Tunjukkan notifikasi SMS ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

Cara bayar denda tilang elektronik melalui Internet Banking BRI:

  • Login pada alamat Internet Banking BRI (https://ib.bri.co.id/ib-bri/Login.html)
  • Pilih menu Pembayaran Tagihan > Pembayaran > BRIVA Pada kolom kode bayar,
  • Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
  • Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran.
  • Masukkan password dan mToken.
  • Cetak/simpan struk pembayaran BRIVA sebagai bukti pembayaran.
  • Tunjukkan bukti pembayaran ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

    Cara bayar denda tilang elektronik melalui EDC BRI:

  • menu Mini ATM > Pembayaran > BRIVA Swipe kartu Debit BRI Anda.
  • Masukkan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang.
  • Masukkan PIN.
  • Di halaman konfirmasi, pastikan detil pembayaran sudah sesuai seperti Nomor BRIVA, Nama Pelanggar dan Jumlah Pembayaran.
  • Copy dan Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran.
  • Tunjukkan bukti pembayaran ke penindak untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

Cara bayar denda tilang elektronik melalui bank lain: 

Masukkan kartu Debit dan PIN Anda Pilih menu Transaksi Lainnya > Transfer > Ke Rek Bank Lain Masukkan kode bank BRI (002) kemudian diikuti dengan 15 angka Nomor Pembayaran Tilang Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan. Transaksi akan ditolak jika pembayaran tidak sesuai dengan jumlah denda titipan Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran