Uncategorized

Perbedaan Cangkang Sawit Dura dan Tenera

Perbedaan Cangkang Sawit Dura dan Tenera, Kelapa Sawit sebagai salah satunya varietas buah yang kerap dijadikan material dasar pembuatan minyak. Produk industri minyak sawit sendiri selalu dilaksanakan dengan jumlah yang besar, hingga efeknya akan tersisa sampah produksi seperti tempurung atau cangkang kelapa sawit tersebut. Tetapi tahukah anda, jika sebenarnya kelapa Sawit mempunyai macam tipe. Sebutlah saja salah satunya kelapa Sawit tipe Dura dan Tenera.

Seperti yang kita tahu, bahwa manfaat cangkang kelapa sawit ini bisa digunakan untuk sebagai bahan bakar Boiler.

Bagaimana karakter dua tipe kelapa sawit itu? Apa yang membandingkan cangkang sawit dari ke-2 tipe kelapa sawit ini?

Berikut Ini Perbedaan Cangkang Sawit Dura dan Tenera

Kelapa Sawit mempunyai identitas dan karakter menonjol tertentu sebagai pembanding di antara keduanya. Satu diantaranya adalah berada pada wujud, warna dan karakter tertentu mencolok yang ada pada cangkang. Demikian hal yang berjalan pada cangkang tipe kelapa Sawit Dura dan Tenera. Adapun sebagai ketidaksamaan antara dua varietas itu adalah akan diuraikan seperti berikut:

Cangkang kelapa sawit Dura

Pada intinya, tipe kelapa Sawit Dura mempunyai karakter cangkang yang tebal. Di mana ukuran tebalnya lebih kurang sekitaran 2-8 mm. Susunan paling luar dari sisi cangkang tidak ada serabut yang menyelimutinya sama sekalipun. Ketebalan daging biji yang cukup besar tidak lurus sebanding dengan daging buah yang menguasai kebalikannya, lebih terlihat tipis.

Cangkangnya yang tebal mempunyai nilai kalori yang semakin tinggi yang membuat cangkang sawit ini mempunyai kualitas yang lebih bagus untuk dipakai sebagai bahan bakar boiler.

Cangkang kelapa sawit Tenera

Sementara tipe kelapa sawit Tenera sendiri sebagai hasil persilangan di antara tipe Dura dan Psifera. Oleh karenanya, tidak disangsikan kembali jika hasil buah kelapa sawit Tenera relatif bagus. Intinya benar-benar referensi untuk diperbudidayakan. Cangkangnya mempunyai tebal lebih kurang sekitaran 0,5-4 mm dan mempunyai serabut lebat yang menyelimuti. Disamping itu, tipe ini mempunyai daging buah yang tebal, hingga bisa hasilkan hasil minyak dengan jumlah banyak.

Untuk cangkang nya sendiri masih tetap bisa dipakai sebagai bahan bakar boiler yang di export ke Jepang, Korea, Thailand dan yang lain.