Kesehatan

Tidak Perlu Takut, Inilah Cara Menghilangkan Kista Ovarium.

Dilansir dari laman Hellosehat, kista ovarium merupakan kondisi di mana kantung berisi cairan terdapat di dalam atau permukaan ovarium.

Ovarium atau yang dikenal dengan indung telur merupakan organ yang tidak lain adalah bagian dari sistem reproduksi wanita. Organ tersebut terletak di perut bagian bawah, lebih tepatnya di antara sisi rahim. Wanita normal, pada dasarnya memiliki dua ovarium, tapi dengan ukuran yang berbeda.

Kista pada umumnya berbeda dengan abses karena tidak mengandung nanah. Kebanyakan kista justru tidak berbahaya dan memiliki berbagai cara untuk menghilangkan kista tersebut. Bahkan ada beberapa yang menghilang dengan sendirinya tanpa ditangani oleh dokter.

Namun, pada beberapa kasus kista juga bisa mengakibatkan rasa sakit, pendarahan, serta gejala-gejala lainnya. Apabila kista mempunyai diameter lebih dari 5 cm, maka harus dilakukan prosedur operasi atau cara menghilangkan kista ovarium.

Kista ovarium memang merupakan salah satu kondisi yang sangat umum terjadi. Kondisi ini lebih sering ditemukan pada wanita yang masih mengalami siklus menstruasi serta wanita yang akan memasuki masa menopause.

Menurut Women’s Health, wanita kebanyakan mempunyai setidaknya satu folikel atau akar kista setiap bulannya. Namun, beberapa wanita tidak menyadarinya, kecuali jika ukuran kista dan jumlahnya telah bertambah.

Tercatat sebanyak 8% wanita yang akan memasuki masa menopause mempunyai kista yang lebih besar dan membutuhkan penanganan yang lebih lanjut. Kasus kejadian tersebut paling banyak terjadi pada wanita yang telah berusia di antara 30-54 tahun. Akan tetapi, tidak jarang pula kasus seperti ini ditemukan pada pasien yang berusia lanjut atau bahkan perempuan yang masih remaja.

Ada beberapa jenis kista yang bisa berkembang menjadi sel kanker. Akan tetapi, tidak semua jenis kista bisa menjadi tumor kanker. Risiko untuk mempunyai kanker ovarium akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang.

Kista ovarium merupakan kondisi yang bisa diatasi dengan cara menghilangkan faktor-faktor risiko yang ada. Ada beberapa faktor risiko yang dipaparkan sebagai berikut:

  • Berat badan yang berlebihan.
  • Memiliki mutasi genetic.
  • Memiliki anggota keluarga yang mempunyai penyakit kista.
  • Semakin bertambahnya usia.

Untuk mengetahui tentang informasi yang lebih lanjut mengenai kondisi tersebut, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Ada beberapa cara untuk menghilangkan kista ovarium, beberapa pengobatan bisa menjadi pilihan bagi Anda seperti berikut.

Pengobatan tergantung jenis kista yang diderita, usia, dan kondisi kesehatan serta gejala-gejala yang Anda rasakan.

Sebanyak 90% kista ovarium tidak bersifat kanker, yang berarti hanya membutuhkan pengobatan sederhana. Kebanyakan kista juga hanya membutuhkan terapi, yang biasanya kista akan menghilang setelah 8-12 minggu.

Namun, pada kasus yang sedikit jarang terjadi, pembedahan akan dilakukan untuk mencegah pembentukan kista baru dan mengurangi risiko Anda terkena kanker ovarium. Akan tetapi, apabila kista tidak kunjung menghilang, maka dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani prosedur operasi pengangkatan kista atau yang dikenal dengan laparotomi.

Jika pada saat pengangkatan terjadi dan terdapat sel kanker di dalam kista, maka Anda harus menjalani prosedur histerektomi yaitu pengangkatan ovarium dan rahim.

Selain pengobatan di atas ada pula beberapa pengobatan yang bisa menjadi alternatif pilihan di rumah.

  • Melakukan kontrol sesuai jadwal agar dapat melihat perkembangan gejala dan kondisi kesehatan Anda.
  • Mengikuti resep dokter, meminum obat yang diresepkan, dan jangan berhenti kecuali dokter telah menganjurkan untuk berhenti mengonsumsi obat tersebut
  • Mengetahui siklus menstruasi dan sampaikan kepada dokter saat konsultasi apabila ada tanda yang tidak normal.